Rabu, 10 Oktober 2018

Konsep Dasar Keuangan Syariah





Ekonomi syariah sebagai salah satu sistem ekonomi yang dipakai di dunia ini, tidak terlepas dari sistem ekonomi mainstream, seperti kapitalisme. Mengejar keuntungan sebagaimana kuat dalam sistem ekonomi kapitalisme, juga sangat dianjurkan dalam ekonomi syariah, namun harus seimbang dengan kemanfaatannya, artinya sebisa mungkin tidak ada pihak yang dirugikan. Lebih lagi, kehalalan dan kebaikan (halalan thoyiban) dalam setiap aspek produksi, transaksi, dan konsumsi menjadi prasyarat dalam ekonomi syariah.Dikatakan manajemen keuangan syariah jika :

·         mementingkan perilaku yang terkait dengan nilai keimanan dan ketauhid
·         mementingkan adanya struktur organisasi
·         adanya sistem yang baik

Prinsip Dasar Keuangan Syariah Secara umum, prinsip dasar keuangan syariah memiliki seperti dijelaskan Imam Sugema. Untuk mudah memahaminya, cukup pahami dasar akad seperti bagi hasil, jual beli, sewa, kerjasama, penitipan, dan sebagainya. Imam menggambarkan prinsip dasar keuangan syariah sebagai berikut:

1.       Keadilan

·         Keseimbangan antara hak dan kewajiban

·         Tata hubungan sederajat (tidak ada pihak yang dirugikan)

·         Menempatkan sesuatu pada tempatnya

2.       Maslahah

·         Orientasi pada kebutuhan masyarakat banyak

·         Orientasi pemenuhan kebutuhan dasar bukan keinginan

·         Investasi pada sektor halal

·         Tidak merusak lingkungan

3.       Zakat

·         Social safety net

·         Zakat bukan charity tetapi kewajiban

·         Mendorong aset untuk diinvestasikan

·         Upaya pengendalian harta masyarakat untuk investasi bukan distribusi

·         Bebas dari riba

·         Masa depan tidak dapat dipastikan

·         Menghindari adanya pihak yang tereksploitasi

·         Pengoptimalan aliran investasi

·         Maysir (bebas dari spekulasi)

·         Meminalisasi tindakan spekulasi

·         Mendorong investasi di sektor riil

·         Mendorong masyarakat berperilaku untuk orientasi jangka panjang



4.       Gharar

·         Symmetric information

·         Meminimalkan transaksi yang tidak transparan

·         Mempromosikan transparansi pada setiap transaksi

·         Bathil (bebas dari hal yang tidak sah)

·         Uang bukan untuk diperdagangkan

·         Uang bernilai apabila diinvestasikan

·         Pertumbuhan uang sejalan dengan sektor riil

·         Tidak mengenal konsep “time value of money” tetapi “economic value of money”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar